“Tips Sahur Sehat untuk Anak Rantau” oleh Jajang Hasanudin, S.Pd.

Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat dinanti oleh seluruh umat islam di dunia. Bulan Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. Selain itu pada bulan ini juga bisa digunakan untuk lebih dekat dengan keluarga. Namun, hal itu tidak bisa sepenuhnya dirasakan oleh anak rantau. Berjauhan dengan keluarga, mengharuskan anak rantau lebih mandiri pada bulan Ramadan yang mana harus menyiapkan menu sahur sendiri.Walaupun sendiri, kita tetap harus memperhatikan asupan makan yang kita konsumsi saat sahur. Selama menjalani puasa Ramadan, pemilihan menu makanan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dikutip dari tanyapepsodent.com berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam pemilihan menu makan sahur yang sehat agar tubuh tetap kuat dan prima selama menjalani puasa Ramadan.

  1. Perhatikan asupan serat dan cairan

Sudah banyak yang membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung serat bisa memberi efek kenyang lebih lama. Ini bisa terjadi karena serat membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dicerna oleh sistem pencernaan. Sehingga, kita tidak akan cepat merasa lapar usai mengonsumsi makanan yang mengandung serat ketika sahur.

Selain mengonsumsi makanan yang mengandung serat, kita juga harus mencukupi asupan ketika sahur. Satu gelas saat bangun sahur, dan satu gelas lagi setelah makan sahur. Penting diketahui, cairan yang kamu konsumsi tidak harus melulu air putih, tetapi bisa juga diganti dengan jus buah atau sejenisnya.

  1. Konsumsi lemak dan karbohidrat kompleks

Bila dikonsumsi dengan takaran yang tepat, lemak juga bisa memberi efek kenyang yang lebih lama. Tapi ingat, tak semua lemak aman untuk dikonsumsi. Hanya lemak sehat alias lemak tak jenuh yang aman untuk kita konsumsi. Kita pun bisa mendapatkan asupan lemak sehat ini dari makanan dan minuman ini, di antaranya susu, yoghurt, alpukat, dan minyak ikan.

Sertakan juga karbohidrat kompleks ke dalam menu makan sahur kamu. Karbohidrat kompleks tidak hanya memberi rasa kenyang yang lebih lama, tapi juga energi tubuh.

  1. Penuhi asupan protein

Selain membuat kenyang lebih lama, mengonsumsi makanan yang tinggi protein juga akan mendapatkan cadangan energi yang memadai. Dengan cadangan energi itu, kita pun tidak akan cepat merasa lemas atau lesu saat menjalani ibadah puasa. Perlu dipahami, kekurangan asupan protein merupakan penyebab utama tubuh mudah merasa lemas dan lesu.

  1. Hindari junk food

Tips lain agar kuat berpuasa seharian adalah dengan menghindari makanan junk food ketika sahur. Hal ini karena junk food mengandung kadar garam tinggi yang bisa mengganggu keseimbangan natrium di dalam tubuh. Ketidakseimbangan natrium yang terjadi pada akhirnya akan membuat kita mudah merasa haus ketika menjalani ibadah puasa.

  1. Utamakan kualitas, bukan kuantitas

Mengonsumsi banyak makanan ketika sahur memang tidak ada salahnya. Sebab, setelah waktu imsak tiba, kita tidak akan mengonsumsi makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Namun, alangkah baiknya kita tidak hanya memperhatikan porsinya, tapi juga kualitas menu sahur yang kita konsumsi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menu makan sahur yang sehat harus mencakup serat, karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat.

Dengan menjalankan beberapa tips sehat saat sahur diatas, diharapkan masyarakat terutama anak rantau dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal. Tetap terapkan perilaku hidup sehat lainnya seperti melakukan aktivitas fisik dan mencukupi kebutuhan tidur. Tidak lupa untuk bersegera membatalkan puasa apabila mengalami gangguan kesehatan dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Referensi:

https://www.tanyapepsodent.com/tips-kesehatan-gigi/diet-dan-gaya-hidup/menu-sahur-sehat-untuk-tubuh-kuat-selama-puasa.html