BEST

This is the default page custom subtitle


BADAN EKSEKUTIF SISWA TERPADU (BEST)

SMPIT AL HARAKI

BEST adalah organisasi intra sekolah yang berdiri pada bulan Januari 2013. Logo BEST SMPIT Al Haraki memiliki makna sebagai berikut:

  1. Warna Orange pada kata BEST melambangkan melambangkan pengurus BEST SMPIT Al Haraki yang ceria, optimism, bersahabat dan kreatif
  2. Warna Hitam pada kalimat Badan Eksekutif Siswa Terpadu melambangkan pengurus BEST SMPIT Al Haraki yang disiplin, berwibawa dan berkemauan keras
  3. Garis di sekeliling melambangkan pengurus BEST SMPIT Al Haraki yang handal, solid dan melindungi selurus siswa SMPIT Al Haraki
  4. Lambang SMPIT Al Haraki melambangkan bahwa pengurus BEST SMPIT Al Haraki berada dalam sebuah organisasi yang bertujuan mengharumkan nama SMPIT Al Haraki

Organisasi BEST SMPIT Al Haraki memiliki visi membentuk generasi pemimpin robbani yang mampu bersaing di era globalisasi. Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjuangan pembangunan agama dan bangsa guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, membentuk akhlak yang baik dan mampu menjadi contoh untuk sesama siswa, meningkatkan pengalaman dan soft skill, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, memantapkan kepribadian dan mandiri serta mempertebal rasa tanggung jawab terhadap Allah dan diri sendiri.

Organisasi ini bersifat intra sekolah, dan merupakan organisasi resmi di sekolah sebagai wadah siswa berorganisasi dan menampung seluruh kegiatan siswa, serta tidak ada hubungan organisatoris dengan BEST SMPIT AL HARAKI di sekolah lain, dan/atau tidak menjadi bagian dari organisasi lain di luar sekolah.

BEST SMPIT Al Haraki memiliki tugas sebagai partner guru dalam mendukung kegiatan SMPIT Al Haraki, mengadakan kegiatan yang berguna bagi siswa/i SMPIT Al Haraki dan yang paling utama adalah menjadi teladan bagi siswa secara umum dalam bersikap dengan guru dan sesama.

BEST SMPIT Al Haraki memiliki wewenang untuk menjalankan amanah yang sudah diberikan pada suatu kegiatan sekolah dan memberikan teguran baik ringan maupun keras kepada siswa yang melanggar peraturan sebagai wujud penerapan budaya kedisiplinan.