“Merawat Kalimat Hablum Minannas” Oleh Bagas Febriansyah Wijaya, S. Pd

Memahami arti hablum minallah hablum minannas sangatlah penting bagi umat Muslim dalam kehidupan sehari-hari. Kata tersebut saling berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sosial maupun kepada Allah SWT. Hablum minallah hablum minannas merupakan tindakan yang bernilai ibadah dan menjadi misi kehidupan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Untuk itu, menyeimbangkan hablum minallah hablum minannas dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Supaya dapat seimbang, hablum minallah hablum minannas harus diamalkan secara rutin. Meskipun, pada hakikatnya, hablum minallah hablum minannas mempunyai tujuan vertikal yakni mendapatkan ridho Allah SWT.

Menurut Liputan6.com dalam sebuah buku dijelaskan bahwa arti hablum minallah adalah konsep bagaimana manusia berhubungan dengan sang maha pencipta Allah SWT dengan mengikuti segala perintahnya dan menjauhi laranganNya. Sedangkan hablum minannas adalah konsep di mana individu manusia menjaga hubungan baik dengan individu atau kelompok manusia lainnya.

Arti hablum minannas adalah hubungan yang baik dengan manusia atau sesama individu. Pada hakikatnya, manusia merupakan makhluk sosial. Allah SWT berfirman pada (Q.S. An-Nisa: 36)

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,” 

Contoh lain dari hablum minannas dapat dilihat di tempat kerja di mana rekan kerja dari berbagai latar belakang dan budaya berkumpul untuk mencapai tujuan bersama. Terlepas dari perbedaan mereka, mereka mampu bekerja sama dan membentuk ikatan yang kuat berdasarkan rasa hormat, saling pengertian, dan kerja sama. 

Mereka dapat berbagi ide dan perspektif, belajar dari satu sama lain, dan saling mendukung dalam pekerjaan mereka. Ini menunjukkan bagaimana orang dapat terhubung dan bekerja sama secara harmonis, terlepas dari perbedaan mereka, untuk mencapai tujuan bersama. Ini adalah contoh lain dari hablum minannas dalam tindakan, karena orang terhubung dan dipersatukan oleh tujuan bersama dan kemampuan mereka untuk bekerja sama untuk mencapainya.

Dengan begitu, alasan mengapa hablum minallah dan hablum minannas harus seimbang adalah karena hubungan manusia dengan tuhan dan antar manusia sangat penting bagi kelangsungan kehidupan di dunia maupun di akhirat nanti. Jadi urusan kita tidak hanya pada Allah SWT tapi pada sesama manusia yang mana hal tersebut harus selalu dipelihara dan dijadikan pedoman hidup bagi setiap muslim.