‘Karya Tulis Asyik’ Artikel oleh Jajang Hasanudin, S.Pd

“Mengapa sih seluruh siswa di SMPIT Al Haraki harus menulis karya tulis ilmiah?” Itu adalah pertanyaan selalu terlontar dari mulut siswa ketika pertama kali program ini dirilis atau saat bimbingan pertama dengan pembimbing. Karya tulis merupakan suatu karangan atau tulisan yang wajib dibuat siswa SMPIT Al Haraki sebagai salah satu syarat pengambilan raport pada akhir semester. Pengertian karya tulis menurut Eko Susilo M. (1995:11) merupakan  suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenaran atau keilmiahannya.

Entrepreneur merupakan tema yang diangkat dalam kegiatan karya tulis ini. Siswa akan menyusun karya tulis berdasarkan produk atau karya yang siswa buat saat pembelajaran entrepreneur. Di level 7 pelajaran entrepreneur yang dipelajari adalah Cooking dan Fotografi, di level 8 pelajaran entrepreneur yang dipelajari adalah Event Organizer dan Animasi, adapun level 9 entrepreneur yang dipelajari adalah Broadcasting dan Designing. Bedanya untuk level 9 akan membuat karya tulis berdasarkan produk atau karya yang dibuat saat kegiatan Internship Curriculum baik dari bidang Cooking, Fotografi, Event Organizer, Animasi, Broadcasting, dan Designing.

Kegiatan menulis karya tulis ilmiah ini memiliki berbagai manfaat yang akan didapatkan siswa. Menurut Rizka Lukmana (2020) Melalui kegiatan karya tulis ini, diharapkan siswa akan terbiasa membaca untuk mencari ide, mengingat minat baca di Indonesia tergolong rendah. Tak hanya itu melalui kegiatan menulis ini siswa dapat memahami bahwasanya dunia tulis menulis itu penting. Kemampuan menulis terutama bagi siswa menjadi salah satu indikator pencapaian mutu, atau menjadi ukuran kualitas sumber daya manusia. 

Manfaat-manfaat tersebut hanyalah sebagian kecil alasan mengapa menulis karya tulis itu penting. Siswa  akan lebih dekat dan akrab dengan kegiatan baca tulis, mencari sumber, meneliti, dan sebagainya. Dan tanpa disadari itu akan meluaskan pengetahuan, wawasan, dan kebiasaan baru yang lebih bermanfaat.