Indonesia dikenal memiliki tanah yang subur dengan 40.000 jenis tanaman yang hidup didalamnya. Diantara tanamannya berguna untuk obat-obatan, bahan makanan, parfum dan pewangi ruangan. Tanaman di rumah atsiri yang biasa digunakan untuk wangi-wangian seperti bunga melati, kacapiring, jeruk, rosemary, sereh, lavender, dan masih banyak lagi.
Rumah atsiri berdiri pada tahun 1963 yang dimana ini merupakan hasil dari pembangunan pabrik citronella, namun akibat pabrik citronella berpindah berkontribusi di gantikanlah dengan PT Rumah Atsiri Indonesia yang mengambil alih operasi tersebut dan memperbaiki bangunannya menjadi tempat wisata yang mengedukasi, kini Rumah Atsiri mulai pada Mei 2018.
Kunjungan SMPIT AL HARAKI kali ini kita belajar tentang bunga yang biasa diolah menjadi aroma wangi-wangian, bagaimana cara mengambil bunganya, cara pembuatannya dan masih banyak lagi yang kita pelajari di Rumah Atsiri. Kita disana juga tidak hanya melihat bunga tapi juga ada cafe yang bakal ngebuat kalian ingin ngopi disana, dengan suasana tenang dan perpaduan wangi bunga yang semerbak sangat pas bagi kalian yang ingin berkunjung ke Rumah Atsiri.
Di Rumah Atsiri kita belajar dipandu oleh kakak yang keren-keren banget, kita juga panen sereh disana kalo kata kakaknya untuk minyak, sereh biasa digunakan daunnya tapi kalo untuk masak biasa digunakan pangkalnya. Karena aroma didaun lebih pekat dibanding yang dipangkal jadi untuk minyak atsiri yang biasa dipakai daunnya.
Dalam pembuatan minyak atsiri disini ada 3 jenis penyulingan yaitu suling rebus, suling kukus, dan suling uap. Untuk kerumitan yang pasti semua butuh proses yang cukup lama agar menghasilkan wangi yang pekat dan tahan lama.
Rumah Atsiri juga menyediakan pusat perbelanjaan, jadi bagi kalian yang ingin belanja minyak Atsiri kalian bisa datang ke pusat perbelanjaannya, disana ada banyak wangi yang bisa membuat kalian tertarik, dengan harga yang terjangkau dengan wangi yang nikmat menurutku itu wort it to buy.

