Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita sering menjumpai istilah kerja sama, apalagi bila kita harus terlibat dalam kegiatan masyarakat. Kerja sama ternyata memiliki berbagai macam bentuk dan tujuan.
Secara umum, kerja sama adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama biasanya terjadi karena orientasi orang-perorangan dengan kelompoknya (di dalam grup) dan kelompok lainnya (di luar grup).
Manusia merupakan makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial. Meskipun dibekali akal pikiran untuk memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan manusia lain. Setiap manusia selalu melakukan kerjasama dengan manusia lain dalam berbagai bidang kehidupan. Kerjasama antara sesama manusia, berarti setiap manusia saling membantu satu sama lainnya dalam melaksanakan kegiatan untuk mewujudkan tujuan bersama.
Cita-cita dan tujuan akan cepat, jika digapai dengan kerja sama atau kolaboratif. Kolaboratif adalah kerja sama antara satu pihak dengan pihak lainnya untuk memperoleh manfaat dan keuntungan satu sama lain. Sikap ini akan menjadi salah satu penguat silaturahmi antar sesama. Karena sepanjang waktu mereka akan saling berkomunikasi dan mengenal satu-sama lain.
Dalam kerja tim kita tak harus mengerjakan semua hal,tapi mengambil peran kita sebagai anggota tim agar tidak terjadi ketimpangan dalam memikul tanggung jawab.dalam arti kata berat sama dipikul ringan sama dijinjing.
Jadi tidak ada yang merasa dibebankan dalam melakukan atau menyelesaikan tugas tersebut, semua terasa enteng dan enjoy dalam menikmati kebersamaan dalam kerja untuk mencapai tujuan sebuah tim kerja.
Namun kadang realitas tak seperti yang di harapkan,kerja tim menjadi timpang atau berat sebelah,karena ada diantara anggota tim yang tidak sepenuhnya mengambil perannya.ini yang akan memicu terjadinya perselisihan diantara anggota tim,baik tim dalam sebuah keluarga,lingkungan sosial,maupun lingkungan kerja diluar rumah.
Islam juga memerintahkan umatnya untuk saling bekerja sama dalam meraih tujuan yang baik. Tiada kata pekerjaan berat jika dikerjakan secara bersama-sama. Seperti pepatah mengatakan berat sama dipikul, ringan sama dijinjing yang artinya suka duka, baik buruk akan dihadapi bersama. Itulah keistimewaan dari kerja sama. Segala sesuatu akan dirasakan bersama-sama.
Rasulullah Saw. bersabda:
“Permudahlah dan jangan mempersulit, berilah kabar gembira dan jangan membuat orang lari, saling bekerja samalah kalian berdua dan jangan berselisih”. (HR. Bukhari)
Bahkan, ada hasil penelitian yang menyebutkan, beberapa pegawai yang bekerja sendiri akan mengalami tanda-tanda kelelahan saat bekerja dan tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Sementara pegawai yang bekerja dalam kelompok menunjukkan hasil pekerjaan yang lebih memuaskan.
Orang sukses adalah mereka yang memiliki semangat dan aksi kerja keras baik dalam kelompok maupun individu. Meskipun ada pekerjaan yang dilakukan dengan individu, tetapi tetap saja masih membutuhkan individu lainnya. Seperti halnya pedagang dia menawarkan produk atau jasanya pada masyarakat. Berarti pedagang juga membutuhkan pembeli yang akan membeli dagangannya.
Kerja sama guru dan siswa dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dalam proses belajar mengajar, ini merupakan sebuah kerjasama semua pihak baik dari guru hingga siswa. Menempatkan siswa sebagai subjek dari proses belajar tersebut diharapkan akan membawa siswa pada cara berfikir yang lebih adaptif. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasikan kemampuannya dalam memecahkan sebuah masalah.
Misalnya, membuat kesepakatan kelas dan aturan-aturan yang berlaku ketika proses belajar berlangsung akan melatih tanggung jawab dan kedisiplinan siswa. Dalam proses membuat aturan dan kesepakatan kelas, guru tidak menentukan sendiri. Akan tetapi, guru mengajak para siswa untuk menyepakati aturan apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan selama kegiatan belajar berlangsung.
Berikut ini adalah manfaat dari kerja sama.
- Pekerjaan menjadi lebih cepat selesai (dalam tim)
- Melatih diri untuk lebih aktif dan mahir berkomunikasi dalam tim
- Menumbuhkan rasa kebersamaan
- Melatih pemahaman karakter antar individu
- Menumbuhkan jiwa sosial
- Melatih diri untuk lebih menghargai dan menghormati satu sama lain
- Mengasah kreativitas dan menumbuhkan ide baru
- Meningkatkan peluang untuk mencapai tujuan bersama
Dalam bekerja sama, kita harus memiliki sikap tolong-menolong. Tanpa adanya sikap tersebut, kolaborasi tidak akan terjalin. Oleh karena itu, berusahalah menanamkan sifat dan sikap tolong-menolong.
“Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, setiap anggota harus bekerja sama dan saling bahu-membahu untuk menutupi kekurangan dengan kelebihannya.”

