“Solo – Jogja Angkatan Ataraxia 2023 Day #2” Artikel Karya Hafidz Rasya Putra P 7 An Naba

Di tahun 2023 ini, angkatan ke-11 SMPIT Al-Haraki yakni Angkatan Ataraxia, berkesempatan untuk melakukan “Student Visit Goes to Solo – Jogja”. Kegiatan student visit ini dilakukan selama 4 hari dari tanggal 28 Februari hingga 3 Maret. Kami berangkat menuju Solo pada tanggal 28 Februari menggunakan moda transportasi kereta api. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 8 jam dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Solo Balapan. Sesampainya di Solo, kami mengunjungi beberapa destinasi yang sangat menarik seperti Rumah Atsiri dan Museum De Tjolomadoe. Hari ini, di hari kedua kegiatan kami, kami mengunjungi Lava Tour Merapi, Omah Salak dan juga Malioboro.

Lava Tour Merapi merupakan destinasi pertama di hari ini. Kami menaiki Jeep yang masing-masingnya berisi 5 orang (bersama driver) untuk berkeliling di area Gunung Merapi. Kami mengawali kegiatan ini dengan berfoto bersama di Bunker Kaliadem yang dahulu pernah dijadikan sebagai tempat perlindungan dari erupsi Gunung Merapi. Disana, kami berfoto-foto bersama teman dan guru pembimbing sekelompok. Setelah itu, kami menaiki Jeep kembali untuk berpindah lokasi, yakni menuju sebuah rumah yang merupakan salah satu terdampak bencana erupsi Gunung Merapi. Namun, kami tidak terlalu lama berada di rumah tersebut dikarenakan hujan yang cukup lebat. Kami mengunjungi beberapa lokasi lainnya, sebelum akhirnya kami kembali ke basecamp.

Selepas Lava Tour Merapi, kami mengunjungi destinasi yang kedua yaitu Omah Salak. Disana, kami beristirahat sejenak sekaligus makan siang. Selepas itu, kelompok-kelompok kami dibagi menjadi 3. Kelompok 1 – 4 diajarkan bagaimana cara membuat bakpia, kelompok 5 – 8 diajarkan membuat manisan dan sisanya akan membuat roti gulung yang tentu semuanya dibuat dengan berbahan dasar buah salak. Di Omah Salak ini, aku diajarkan bagaimana membuat bakpia isian selai salak. Proses pembuatannya tergolong mudah dan rasanya enak sekali. Ternyata, buah salak mampu dijadikan beraneka ragam makanan yang tentu akan menambah nilai ekonomis dari buah tersebut. Kami berkegiatan di Omah Salak sampai sore tiba. Selesai berkegiatan, kami melaksanakan shalat Ashar dan melanjutkan perjalanan menuju destinasi terakhir yakni Malioboro.

Kami sampai di Malioboro ketika hari menjelang malam. Di Malioboro kami, diberikan kebebasan untuk membeli oleh-oleh sebanyak apapun dengan syarat harus tetap berada dibawah pengawasan pembimbing kelompok dan tidak terpisah dari rombongan kelompoknya. Disana aku membeli oleh-oleh untuk mamaku dan adikku. Harga barang-barang disana juga tergolong murah. Kami berkeliling di area Malioboro hingga pukul 9 malam setelah itu, kami segera kembali ke bis dan pergi menuju hotel. Sesampainya di hotel, kami membersihkan diri dan beristirahat di kamar masing-masing. Kegiatan hari ini memberikan banyak kenangan indah bagiku. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan.