Langit mendung penuh kilat
Menyambar gedung bertingkat-tingkat
Semoga kabar mu selalu sehat
Penuh ceria setiap saat
Asaalamu’alaikum sahabat dan saudaraku, Dimas.
Gimana kabarnya kamu Dim di Jerman? Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah ya. Aamiin. Alhamdulillah keadaanku di sini dalam kondisi sehat walafiat.
Bagaimana studi kamu di Jerman Dim? Semoga lancar ya belajar mesin di negeri maju dan semoga bisa menjadi penerus Pak Habibi di masa depan. 😃
Oh iya, aku sengaja menulis dengan bahasa Indonesia biar kamu tidak lupa dengan bahasa kelahiranmu ya. Hehehehe. Dan memang bahasa Inggrisku tidak terlalu bagus, biasa alasanku masih sama seperti dulu kalau aku kurang suka bahasa Inggris karena aku cinta bahasa Indonesia 😂
Dim, kamu masih berbagung di komunitas mahasiswa Indonesia di Jerman kan? Maksudku PPI disana. Aku baca-baca artikel tentang kegiatan mahasiswa Indonesia di Jerman luar biasa ya. Kalian memperkenalkan budaya kita ke masyarakat disana. Dari yang aku baca, teman-teman PPI mengadakan pameran khusus budaya budaya Indonesia, ada tarian tarian daerah, workshop membatik, edukasi wisata Indonesia yang tidak hanya Bali tapi juga wisata lain yang tidak kalau bagusnya. Bahkan sampai informasi pendidikan di Indonesia. Kalian juga mengadakan kursus singkat bahasa Indonesia ya. Wah luar biasa loh, keren banget. Kalian tidak hanya belajar disana tetapi juga mengenalkan dan melestarikan budaya budaya Indonesia. Hebat. Aku salut!
Di sekolah tempat aku mengajar juga tidak mau kalah loh, di sekolah ku juga punya kegiatan yang mengenalkan kembali pentingnya berbahasa Indonesia dan melestarikan budaya daerahnya. Kami punya acara Al Haraki international day festival, biasanya kami mengundang native speaker dari negara lain untuk berinteraksi dengan siswa siswi di sekolah. Di acara itu kami juga mengenalkan budaya Indonesia ke native itu. Bisa disebut pertukaran budaya dari negara berbeda lah, hehehe.
Setelah aku baca artikel kegiatan pameran budaya indoneisa PPI di sana aku jadi semakin semangat untuk membuat hal serupa di sekolah ku. Kau tau kenapa? Karena tidak sedikit siswa siswi di sekolah ku yang lebih mengenal budaya idola mereka dari luar negeri, bahkan semangat untuk memamerkannya di gaya berpakaian. Ya tidak salah sih, tapi kenapa kita juga tidak bangga dengan budaya sendiri ya seperti yang kalian tampilkan di Jerman.
Aku juga jadi punya ide Dim, mungkin tidak ya kalau aku mengundang kamu dan teman-teman PPI kamu untuk menjadi pembicara di acara literasi di sekolahku? Topik pembahasannya bisa tentang bagaimana pengalaman belajar di negeri orang lain, bagaimana prosesnya bisa sampai disana, bagaimana atmosfir belajar disana sampai ke bagaimana kalian tetap ikut melestarikan bahasa dan budaya budaya Indonesia. Gimana? Aku yakin dengan acara itu, akan banyak siswa siswi di sekolah ku yang akan dapat inspirasi bagaimana cara bisa belajar di luar negeri dan mendapatkan pemahaman bahwa kita harus mencintai bahasa dan budaya Indonesia sekalipun berasa di negeri lain. Apalagi kalau kita ada di Indonesia. Setidaknya bisa meningkatkan rasa cintai akan indonesianya. Acara nya kita adakan secara online. Mungkin waktunya akan aku sesuaikan dengan waktu aktivitas kalian di Jerman.
Oh iya sekolah ku juga punya kegiatan kunjungan ke luar negeri loh, aku sendiri sedang mencari informasi kegiatan pertukaran atau penampilan budaya-budaya di luar negeri khususnya di negara Eropa. Kalau kamu punya informasinya, berbagai infonya ya Dim. Setidaknya ini cara aku dan sekolah ku untuk ikut mengenalkan dan melestarikan budaya Indonesia. Karena kalau bukan kita dan penerus kita kelak, mau siapa lagi yang memperhatikan bahasa dan budaya Indonesia?
Wah surat ku sudah panjang ya, hehehe
Maaf ya Dim, jadi keasikan bercerita. Aku tunggu balasan cerita seru kamu di sana ya. Terutama kegiatan pameran budaya indonesianya, aku mau dengar langsung dari kamu. Pasti buat aku semakin ingin belajar di sana juga. Hehehe
Doakan aku juga agar bisa membawa siswa siswi di sekolah ku semakin mencintai bahasa dan budaya Indonesia sehingga tergerak untuk melestarikannya. Tunggu aku di Jerman juga ya, semoga ada rezeki aku gabung dengan kamu disana mengadakan pameran budaya Indonesia.
Jangan lama-lama belajar disana Dim, aku tunggu di Indonesia untuk bareng-bareng mendidik calon penerus negara ini agar mereka lebih mencintai negaranya dan mau berjuang bersama.
Guru mengajar tak kenal beban
Penuh semangat meningkatkan pendidikan
Sampai bertemu wahai kawan
Berbagi pengalaman menuju perubahan
Belajar matematika babnya aljabar
Dengan diskusi sampai mufakat
Tetap semangat dalam belajar
Menjadi manusia yang bermanfaat
Dari sahabat dan saudaramu,
Abdul Fariz Naim
Indonesia

