“Agar Puasa Berkualitas” oleh Samsul Ma’rif, S.Si

            Adalah sebuah kenikmatan yang tak terhingga kita dapat berjumpa kembali dengan bulan suci Ramadan. Di saat banyak orang, sahabat, rekan sejawat bahkan mungkin keluarga kita sendiri yang tidak lagi memiliki kesempatan tersebut karena telah lebih dulu dipanggil oleh Allah SWT.

             Dengan demikian maka hendaknya Ramdan ini tidak boleh lewat begitu saja tanpa makna. Ramadan ini harus menjadi momentum bagi kita untuk berbenah diri dan menjadi pribadi yang semakin berkualitas.

            Ada dua hal yang perlu kita pahami agar Ramadan ini menjadi Ramadan terbaik bagi kita. Pertama adalah keberadaan kita di bulan suci Ramadan adalah bukti nyata bahwa Allah SWT mengambulkan doa yang senantiasa kita panjatkan. Sejak bulan Rajab tiba kita selalu melantunkan doa agar diberkahi di bulan Rajab dan Sya’ban dan dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadan.

Dalam kitab musnad Ahmad bin Hambal diriwayatkan bahwa Nabi SAW. setiap kali masuk bulan Rajab berdoa sebagaimana dalam riwayat berikut:

Bahwasanya Rasulullah SAW setiap kali tiba bulan Rajab berdoa “Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, sampaikan usia kami di bulan Ramadhan”. (Musnad Ahmad, juz.1, h.259).

            Kedua adalah hendaknya kita punya target ibadah khusus untuk Ramadan ini. Agar menjadi penyemangat dan motivasi yang kuat untuk kita. Mulai saja dari yang sederhana namun bermakna. Dari tilawah al quran kita. Targetkan Ramadan ini kita mampu khatam tilawah al quran minimal 1 kali. Agar ada kesan positif yang kita peroleh dari Ramadan. Dan yang penting juga adalah bagaimana kesan positif tersebut bisa bertahan terus di 11 bulan berikutnya.