“Menjadi Guru Profesional” oleh Nur Fitriana, S.Pd

Apa yang dimaksud dengan guru? Secara umum, Pengertian guru adalah seorang tenaga pendidik profesional yang mendidik, mengajarkan suatu ilmu, membimbing, melatih, memberikan penilaian, serta melakukan evaluasi kepada peserta didik. Definisi guru adalah seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajarkan suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan yang diajarkannya tersebut.

Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajarkan pendidikan formal, tapi juga pendidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang diteladani oleh para muridnya. Dari penjelasan tersebut, maka kita dapat memahami bahwa peran guru sangat penting dalam proses menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik secara intelektual maupun akhlaknya.

Tugas dan Tanggungjawab Seorang Guru

Seorang guru memiliki tanggungjawab terhadap muridnya. Mengacu pada pengertian guru di atas, seorang pendidik atau guru memiliki tugas dan tanggungjawab untuk mengajar, mendidik, melatih para peserta didik agar menjadi individu yang berkualitas, baik dari sisi intelektual maupun akhlaknya.
Adapun beberapa tugas utama guru adalah sebagai berikut:

  1. Mengajar Peserta Didik
    Seorang guru bertanggungjawab untuk mengajarkan suatu ilmu pengetahuan kepada para murid. Dalam hal ini, fokus utama kegiatan mengajar adalah dalam hal intelektual sehingga para murid mengetahui tentang materi dari suatu disiplin ilmu.
  2. Mendidik Para Murid
    Mendidik murid merupakan hal yang berbeda dengan mengajarkan suatu ilmu pengetahuan. Dalam hal ini, kegiatan mendidik adalah bertujuan untuk mengubah tingkah laku murid menjadi lebih baik.
    Proses mendidik murid merupakan hal yang lebih sulit untuk dilakukan ketimbang mengajarkan suatu ilmu pengetahuan. Selain itu, seorang guru harus dapat menjadi teladan yang baik bagi murid-muridnya sehingga para murid dapat memiliki karakter yang baik sesuai norma dan nilai yang berlaku di masyarakat.
  3. Melatih Peserta Didik
    Seorang guru juga memiliki tugas untuk melatih para muridnya agar memiliki keterampilan dan kecakapan dasar. Bila di sekolah umum para guru melatih murid tentang keterampilan dan kecakapan dasar, maka di sekolah kejuruan para guru memberikan keterampilan dan kecakapan lanjutan.
  4. Membimbing dan Mengarahkan
    Para peserta didik mungkin saja mengalami kebingungan atau keraguan dalam proses belajar-mengajar. Seorang guru bertanggungjawab untuk membimbing dan mengarahkan anak didiknya agar tetap berada pada jalur yang tepat, dalam hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan.
  5. Memberikan Dorongan Pada Murid
    Poin terakhir dari tugas seorang guru adalah untuk memberikan dorongan kepada para muridnya agar berusaha keras untuk lebih maju. Bentuk dorongan yang diberikan seorang guru kepada muridnya bisa dengan berbagai cara, misalnya memberikan hadiah.

Peran Guru dalam Pendidikan

Guru memiliki peran penting dalam pendidikan. Setelah memahami apa saja tugas dan tanggungjawab seorang guru, maka kita akan mengerti apa saja peran guru bagi para muridnya. Adapun peran guru adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pengajar, yaitu orang yang mengajarkan suatu ilmu pengetahuan kepada para anak didiknya.
  2. Sebagai pendidik, yaitu orang yang mendidikan muridnya agar memiliki tingkah laku yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
  3. Sebagai pembimbing, yaitu orang yang mengarahkan muridnya agar tetap berada pada jalur yang tepat sesuai tujuan pendidikan.
  4. Sebagai teladan, yaitu orang yang memberikan contoh dan teladan yang baik kepada murid-muridnya.
  5. Sebagai administrator, orang yang mencatat perkembangan para muridnya.
  6. Sebagai evaluator, orang yang melakukan evaluasi terhadap proses belajar anak didiknya.
  7. Sebagai inspirator, orang yang menginspirasi para muridnya sehingga memiliki suatu tujuan di masa depan.

Cara Menjadi Guru Profesional
Guru profesional adalah guru yang mampu mendidik anak muridnya menjadi generasi yang mampu bersaing dan memiliki moral yang baik, seorang pendidik hendaknya memiliki prilaku yang baik yang mampu menjadi tauladan yang patut diikuti oleh siswa, keprofesionalitas guru sangat penting bagi para pendidik sehingga ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Keprofesionalitas seorang guru sangat penting bagi peserta didik Karena guru mempunyai tugas yang sangat berat dalam mendidik, mengarahkan dan memotifasi peserta didik untuk menjadi siswa yang pandai dan bermoral juga berguna bagi masyarakat. Untuk menjadi seorang pendidik yang baik maka para pendidik hendaknya mampu memiliki karakter yang baik pula. Karena karekter seorang pendidik bisa mempengaruhi bagaimana perkembangan dan moral anak didik tercetak.

Karakteristik adalah suatu sifat atau karakter yang baik yang harus dimiliki atau dikuasai oleh seorang pendidik untuk menghasilkan suatu generasi yang bermartabat dan berahlak.

Diantara karakter yang harus dimiliki seorang pendidik yaitu:

  1. Menguasai kurikulum
    Seorang guru hendaknya menguasai dan menjalankan kurikulum yang sudah berlaku atau yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Kurikulum yang dimaksud ialah serangkaian rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (UU nomor 20 tahun 2003). Dengan adanya kurikulum ini seorang pendidik mengetahui cara mengajar yang baik sesuai perkembangan pola pikir peserta didik.
  2. Menguasai materi yang diajarkan
    Pelajaran merupakan serangkaian materi yang diajarkan oleh pendidik dalam kelas, pelajaran yang ini sangat berperan penting bagi peserta didik dalam memperoleh informasi, jadi seorang pendidik hendaknya menguasai semua materi pelajaran yang ia sampaikan kepada peserta didik. Apabila pendidik tidak menguasai materi yang ia sampaikan maka penyampaian materi atau informasi tidak efektif atau tidak mudah dipahami oleh anak didiknya.
  3. Terampil menggunakan multi metode pembelajaran
    Metode pengajaran adalah cara pendidik dalam menyampaikan atau mengajar peserta didik, dimana metode pengajaran yang tepat dapat mendorong semangat peserta didik untuk menjadi lebih giat dalam belajar dan juga dapat dengan mudah dipahami apa yang di ajarkan, selain metode penyesuaiankondisi dan suasana juga sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar bagi para pendidik.
  4. Mempunyai prilaku yang baik
    Moral (perilaku baik) adalah suatu perbuatan baik yang ada dalam diri seseorang. Jadi seorang pendidik hendaknya mempunyai prilaku atau moral yang baik agar mampu menjadi tauladan atau contoh bagi peserta didik, dengan adanya moral ini seorang pendidik mampu mengontrol tingkah laku maupun sikap saat menggajar sehingga tidak adanya perbuatan atau sikap yang tidak di inginkan saat mengajar.
  5. Memiliki kedisiplinan dalam arti yang seluas-luasnya
    Seorang pendidik hendaknya disiplin dalam menjalankan tugas yang ia jalankan sebagai seorang pendidik, kedisiplinan yang dimaksud disini yakni. disiplin waktu, seorang pendidik hendaknya datang tepat waktu saat melakukan tugasnya, sehingga dengan kedisiplinan waktu yang di lakukan bagi pendidik dapat menjadi tauladan atau contoh yang dapat diikuti bagi peserta didik.
  6. Mampu berkomunikasi
    Seorang pendidik hendaknya mampu berinteraksi dengan orang tua peserta didik maupun masyarakat setempat untuk turut serta memberikan arahan bagi para peserta didik supaya proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah saja. Dengan adanya interaksi antara pendidik dengan orang tua dan masyarakat peserta didik akan tetap terpantau bagaimana dia di lingkungan masyarakatnya.

Seorang guru sangatlah besar tanggung jawabnya terhadap peserta didiknya karena guru adalah pencetak generasi anak bangsa. Guru juga sebagai tauladan bagi peserta didiknya, karena setiap perbuatan, ucapan dan segala apapun yang dilakukan guru adalah sorotan atau contoh yang selalu menjadi pusat perhatian bagi peserta didiknya. Seperti dalam pesan Kiyai H. Zainullah Rais, Lc. “seorang guru profesional haruslah memiliki kejujuran dan integritas yang tinggi, jujur saja tidak cukup dimiliki karena disamping kejujuran integritas yang tinggi juga harus dimiliki. Karena kejujuran adalah segala apa yang disampaikan sesuai dengan yang dilakukan. Sedang Integritas adalah segala ucapan, pikiran, dan hati adalah sama atau satu.” Beliau menekankan bahwa jujur saja tidak cukup dan harus dibarengi dengan integritas yang tinggi untuk menjadi seorang guru yang profesional.

Selain dalam ulasan diatas seorang guru juga haruslah memiliki sikap yang tangguh dalam berbuat atau takenal lelah dalam mendidik anak didiknya kesungguhan niat dalam hati juga sangat diperlukan karena dengan niat yang sungguh-sungguh seorang guru tidak akan mudah patah semangat dalam mendidik dan menciptakan generasi yang baik.