Pada program Entrepreneur Student Visit Goes to Solo-Jogja, kami menjalani banyak destinasi per-harinya. Dari hari pertama, kami pergi kerumah Atsiri untuk belajar terkait minyak atsiri dan juga pergi ke tempat Tjolomadoe untuk belajar tentang pabrik gula. Banyak sekali keseruan dan pengalaman di hari pertama. Namun, banyak pula keseruan-keseruan yang akan menanti di destinasi hari kedua.
Kami pergi pada Kamis, tanggal 2 Maret 2023. Pada hari itu adalah hari kedua kami untuk Study Tour di Jogja. Destinasi untuk hari kedua adalah Lava Tour, Omah Salak, dan Malioboro. Dan ternyata, wisata-wisata yang akan dikunjungi adalah salah satu wisata yang terkenal di Jogja. Di pagi hari, kami berangkat setelah kami sarapan di Hotel. Kami bersama-sama sarapan di Hotel agar saat beraktivitas, kami tetap bersemangat.
Setelah itu, kami memulai perjalanan sembari kami membaca Al-Ma’tsurat bersama-sama saat di bus. Setelah itu, guru akan menjelaskan materi terkait destinasi yang akan dikunjungi. Untuk destinasi pertama, kami akan pergi ke Lava Tour. Lava Tour adalah sebuah tempat wisata di Kabupaten Sleman di Jogja. Lava Tour termasuk salah satu wisata yang terkenal karena bisa mendapatkan pengalaman di alam yang terbuka dan bisa melihat langsung tragedi gunung merapi. DiKarenakan saat 2006 ada letusan gunung berapi, maka terbentuklah wisata yang bisa menikmati keindahan yang dipancarkan oleh gunung berapi ini.
Setelah satu jam, kami sampai di tujuan. Kami langsung berfoto bersama dan menaiki Jeep bersama 3 teman lainnya. Udara disana sangat sejuk dan dingin. Saat kami menaiki Jeep, beberapa waktu kemudian hujan turun. Kami semua langsung bergegas menggunakan jas hujan yang sudah disiapkan di tas kecil. Kami lebih bersenang-senang saat berkeliling pada saat hujan. Karena suasana semakin extreme dan menyenangkan. Part yang paling menyenangkan adalah ditempat Jeep terus memutar di area lumpur. Begitu cepat Jeep nya dan kami teriak begitu kencang. Dan juga, kami selalu bernyanyi agar suasana menjadi lebih seru. Tentunya, jas hujan saja pun tidak cukup untuk menjaga pakaian tetap kering. Setelah menaiki Jeep, kami langsung mengganti pakaian dan istirahat sejenak.
Setelah itu, kami kembali ke dalam bus dan pergi ke destinasi kedua, yaitu Omah Salak. Omah salak adalah wisata alam yang unik di Jogja. Omah Salak ini ternyata juga tergolong sebagai wisata edukasi. Lokasi ini juga didirikan setelah peristiwa letusan gunung merapi. Setelah kami sampai di Omah Salak, kami makan siang terlebih dahulu. Setelah makan siang, kami dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok Bolen, Bakpia, dan manisan salak. Jadi, kami akan membuat makanan sesuai kelompok yang sudah dibuat.
Saya mendapatkan kelompok yang akan membuat bakpia salak. Saya sangat penasaran karena belum pernah membuat atau mencoba bakpia berisi salak. Tentu, ini adalah hal menarik bagi saya. Kami dicontohkan terlebih dahulu apa saja bahan-bahan yang digunakan dan cara pembuatannya. Lalu, kami diberi bahan-bahannya dan membuat bakpia salak dengan langkah-langkah yang diajarkan. Ini adalah pengalaman pertama saya membuat bakpia yang berisikan salak. Dan setelah membuat, kami juga diberi bakpia salak yang sudah jadi. Setelah membuat bakpia salak, kami shalat zhuhur berjamaah bersama-sama. Sebagai souvenir, kami diberi salak yang banyak karena kami sudah mengunjungi Omah salak. Dan lalu, kami kembali ke bus.
Ternyata, habis ini kami akan mengunjungi restoran gelato. Saat kami datang, sudah disiapkan ice cream gelato di meja kami. Kami menyantapnya bersama teman-teman dan saling mengobrol. Dan itu sangat menyenangkan setelah beraktivitas. Jika ke jogja, pastinya kita harus membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Maka, tempat yang akan kami kunjungi selanjutnya adalah Malioboro. Malioboro sudah tak asing sebagai tempat berwisata belanja yang ada di Yogyakarta. Kami menyiapkan kantong belanja untuk berbelanja oleh-oleh yang ada di Jogja. Banyak sekali jenis oleh-oleh yang ada disana. Contohnya berbagai makanan seperti bakpia, baju dan celana, mainan, jajanan dan lain-lain. Kami berkelompok mengikuti pembimbing untuk mencari oleh-oleh. Ternyata, di Malioboro sangatlah ramai. Banyak juga orang yang berkeliling dan juga berbelanja disana. Kelompok kami juga berfoto-foto bersama saat di Malioboro. Namun, karena adanya waktu yang terbatas, maka kami bergegas untuk mencari oleh-oleh. Saat selesai, kami langsung pergi ke bus dan menunggu teman lain yang sedang berbelanja.
Sampai di bus, kami langsung membereskan barang-barang yang sudah dibeli. Dan tujuan kami selanjutnya adalah hotel. Begitu melelahkan seharian untuk beraktivitas, namun menurutku adalah hari terseru di kegiatan Solo-Jogja. Sampai di hotel, kami langsung pergi ke kamar masing-masing dan membersihkan diri. Lalu, kami mengumpulkan Handphone ke pembimbing masing-masing.
Itu saja cerita terkait destinasi kedua di Jogja. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat, menambah wawasan, dan menambah pengalaman juga. Amiin. Sekian dari saya.

