Kesehatan adalah suatu yang penting dan merupakan nikmat besar yang harus kita syukuri. Terkait pentingnya kesehatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.”
Banyak orang memahami bahwa istilah ‘kesehatan’ hanya berkaitan dengan kesehatan fisik saja. Padahal pada kenyataannya, kesehatan fisik hanya merupakan salah satu elemen yang membuat sehat dalam tubuh seseorang disertai dengan kesehatan mental. Sangat perlu memperhatikan kesehatan fisik juga kesehatan mental pada saat yang sama. Walaupun badan dan pikiran dianggap sebagai dua komponen yang berbeda, sebenarnya keduanya saling berhubungan.
Apa itu Kesehatan Fisik?
Secara sederhana, kesehatan fisik mengacu pada keadaan jasmani individu dan berfungsinya dengan baik seluruh organ luar maupun organ dalam. Namun, dengan meningkatnya standar kesehatan, definisi kesehatan fisik juga ikut berkembang menyesuaikan dengan kondisi kehidupan saat ini. Oleh karena itu, kesehatan fisik lebih akurat didefinisikan sebagai kemampuan dalam melakukan kegiatan sehari-hari dan kenyamanan dengan tubuh yang dimiliki.
Apa itu Kesehatan Mental?
Kesehatan mental atau mental health lebih dari sekedar gangguan mental. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental bukan hanya merupakan keadaan bebas dari penyakit mental, tetapi keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial secara utuh. Kesehatan mental merupakan keadaan dimana seseorang tidak merasa bersalah terhadap dirinya sendiri, memiliki estimasi yang realistis terhadap dirinya sendiri dan dapat menerima kekurangan atau kelemahannya, mampu menghadapi masalah-masalah dalam hidupnya, memiliki kepuasan dalam kehidupan sosialnya, serta memiliki kebahagiaan dalam hidupnya.
Efek Kesehatan Fisik terhadap Kesehatan Mental
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kesehatan fisik dan kesehatan mental saling berkaitan. Kesehatan fisik yang buruk akan mempengaruhi kesehatan mental kita dengan cara yang buruk juga.
Dalam hal ini, kesehatan mental kita dipengaruhi oleh hormon yang dilepaskan oleh sistem endokrin; Dopamin, serotonin, oksitosin dan endorfin. Contohnya lansia yang memiliki kesehatan fisik yang baik, kapasitas memorinya lebih bagus daripada lansia yang kesehatan fisiknya buruk. Kemudian, kita dapat menemukan dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang memiliki suatu penyakit, sedang sakit, atau sudah didiagnosa memiliki suatu penyakit biasanya akan sedih, kesulitan untuk tidur, cemas, dan lain-lain. Orang yang sehat cenderung akan bahagia dan senang ketimbang orang yang sedang sakit.
Efek Kesehatan Mental terhadap Kesehatan Fisik
Stres yang berkepanjangan dan tidak diatasi dapat menurunkan imunitas serta daya tahan tubuh, akibatnya kita akan semakin lebih rentan terhadap penyakit. Hal ini membuktikan bahwa badan dan pikiran saling berkaitan. Kesehatan mental yang baik dapat mempengaruhi kesehatan fisik kita secara positif. Begitu pula sebaliknya, kesehatan mental yang buruk dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik kita. Hal ini diperkuat dengan adanya bukti bahwa penyakit mental itu memberikan efek yang negatif pada kesehatan fisik.
- Masalah Tidur
Orang dengan kondisi kesehatan mental lebih mungkin menderita gangguan tidur, seperti insomnia atau sleep apnea. Sleep apnea menyebabkan masalah pernapasan, yang dapat menyebabkan sering terbangun. Sekitar 50% hingga 80% orang dengan kondisi kesehatan mental juga akan mengalami masalah tidur. Kondisi seperti depresi, kecemasan, atau gangguan bipolar dapat menyebabkan masalah tidur, masalah tidur juga dapat memperburuk kondisi kesehatan mental yang ada.
- Penyakit Kronis
Depresi telah dikaitkan dengan banyak penyakit kronis. Penyakit ini termasuk diabetes, asma, kanker, penyakit kardiovaskular, dan radang sendi. Skizofrenia juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan pernapasan yang lebih tinggi. Kondisi kesehatan mental juga dapat membuat penanganan penyakit kronis menjadi lebih sulit, karena semangat untuk melanjutkan hidup juga menurun. Tingkat kematian akibat kanker dan penyakit jantung lebih tinggi di antara orang-orang dengan depresi atau kondisi kesehatan mental lainnya. Seseorang dengan penyakit kronis biasanya lebih membutuhkan dukungan empati untuk meningkatkan harapan hidup mereka.
Cara menjaga kesehatan fisik dan mental.
- Olahraga secara teratur
Berolahraga secara teratur tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga dapat meningkatkan mood kita. Olahraga sederhana seperti jalan kaki selama 10 menit, untuk mendapat manfaat yang maksimal, lakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari.
- Tidur yang cukup
Tidur pada waktu yang teratur setiap hari. Idealnya orang dewasa membutuhkan tidur 7 jam sehari.
- Fokus pada hal positif
Merenungkan hal-hal positif dan selalu bersyukur dengan apa yang telah kita dapat, menerima serta menghargai diri kita sendiri. Mulailah dari diri sendiri, maka lingkungan akan mengikuti menjadi lebih baik. Sholat pun dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental karena saat kita menjaganya Insya Allah kita dapat terhindar dari berbagai penyakit lahir dan batin.
- Meminta bantuan dari orang lain
Berbicara dengan teman dan keluarga dapat membantu meredakan stres karena dapat merangsang hormon kebahagiaan kita dan menekan turun rasa stres. Support dari orang lain juga membuat kita merasa tidak sendirian.
Ayat terkait menjaga kesehatan QS. Al-Maidah: 88.
“Dan makanlah dari apa yang telah diberikan Allah kepada kalian sebagai rezeki yang halal dan baik, dan bertakwalah kamu kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”
Maka makanlah dari rezeki yang telah Allah SWT berikan kepada kita yang tidak sebatas halal saja, namun juga harus baik agar tidak membahayakan kesehatan tubuh kita.
“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”

