“Manajemen Waktu” oleh Ria Rista Agustina, S.Pd

Memiliki manajemen waktu yang baik merupakan hal yang sangat penting. Dengan manajemen waktu yang baik, setiap orang bisa melaksanakan berbagai macam tugas ataupun kegiatan dengan baik dan teratur. Akan tetapi, “pernah ga sih teman-teman merasa waktu itu berjalan begitu cepat, 24 jam sehari itu berlalu begitu saja tanpa terasa, dan kita merasa belum melakukan tugas-tugas kita dengan baik ?” 

Barangkali kita sering lalai dalam memanfaatkan waktu yang ada sehingga kita merasa stres dikejar deadline, menyesal atau kecewa, merasa tidak berarti karena menghabiskan waktu begitu saja tanpa melakukan apapun, mengabaikan tugas, pekerjaan, dan aktivitas yang seharusnya dikerjakan. 

Sebenarnya kita tidak tahu efektivitas penggunaan waktu atau apa saja yang telah kita lakukan dalam sehari, seminggu, atau setahun, karena kita tidak mengukurnya. Mengukur efektivitas penggunaan waktu, tidak lepas dari tujuan yang dimiliki dari penggunaan waktu tersebut. Pada tataran individu, banyak orang yang mempunyai rencana tahunan dalam hidupnya, atau biasa disebut dengan resolusi yang dibuat pada akhir tahun atau awal tahun. Tentu diiringi dengan doa dan harapan agar tahun depan menjadi lebih baik. Pada suatu perusahaan atau suatu instansi pemerintah, hal tersebut bisa disamakan dengan rencana kerja, atau penetapan target tahunan. Apabila rencana kerja tahunan, atau target sekolah tersebut dapat dicapai dengan baik, atau melebihi target, maka dapat dikatakan kinerja perusahaan tersebut itu baik. Namun apabila target tersebut tidak tercapai, maka perlu dilakukan evaluasi. Apakah kegiatan yang dilakukan pada tahun itu telah sesuai dengan tindakan yang diperlukan untuk pencapaian tersebut atau tidak.

Manajemen waktu adalah kemampuan yang dimiliki individu untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan produktivitas waktu melalui memprioritaskan, menjadwalkan, melaksanakan sebuah kegiatan sehingga sebuah pekerjaan dapat dikerjakan secara efektif dan efisien. Lantas, mengapa manajemen waktu itu perlu? untuk menjawab pertanyaan ini, maka perlu dipahami bahwa kita semua dikaruniai waktu yang sama banyaknya satu sama lain. Dalam menjalani kegiatan kita masing-masing pasti kita mempunyai tujuan yang jelas yang harus dicapai dalam kurun waktu tertentu. Dengan demikian melakukan pengelolaan waktu yang tepat dapat membantu dan memberikan kemudahan bagi kita dalam mencapai tujuan tersebut dalam jangka waktu yang tepat pula.

Bekerja sebagai pengajar membutuhkan keterampilan manajemen waktu yang sangat baik. Pengajar perlu menyeimbangkan tujuan jangka panjang kelas, kebutuhan pendidikan semua pelajar dan banyaknya dokumen yang menyertai setiap tugas. Antara menulis rencana pelajaran, menilai ujian, dan mengajar di kelas baik online dan offline, pengajar sering kali merasa bahwa tidak mungkin untuk menyesuaikan semuanya ke dalam kerangka waktu yang telah ditentukan. Meskipun dalam menjalani karir sebagai pengajar sering kali memiliki waktu yang lebih singkat, Anda masih memungkinan untuk mengelola situasi dan waktu ekstra baik di dalam kelas dan di luar kelas. Dengan keterampilan manajemen waktu yang efektif, pengajar dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan pendidikan yang lebih baik bagi pelajar.

Sebagai guru, kita tentunya harus mempunyai rencana dan tujuan hidup yang jelas. Untuk mencapai tujuan hidup atau rencana tersebut tentu memerlukan waktu. Kapan akan dimulai, berapa lama akan dicapai, besok melakukan apa, minggu depan apa, bulan depan harus bertemu siapa, dan sebagainya. Berkaca dari pentingnya manajemen waktu tersebut,  maka kita akan membahas tentang apa saja fungsi-fungsi dan manfaat dari manajemen waktu ini, dan bagaimana kita dapat melakukan manajemen waktu yang baik. 

Fungsi dan Manfaat Manajemen Waktu 

Pertama: Menata Pekerjaan dengan baik. Manajemen waktu yang baik dapat membantu kita dalam menata dan mengatur segala pekerjaan dan tugas yang kita miliki. Dengan manajemen waktu yang baik, kita dapat menetapkan serta mengatur jadwal menyusun daftar dari setiap tugas, pekerjaan, kegiatan yang hendak kita lakukan.

Kedua: Memperlancar pekerjaan atau tugas. Manajemen waktu yang baik dapat membuat segala urusan, tugas, dan pekerjaan kita terlaksana dengan baik. Dengan mengatur jadwal, menyusun rencana, dan menetapkan waktu pelaksanaan setiap tugas atau pekerjaan, kita dapat melakukan pekerjaan dan tugas kita tanpa harus terburu buru, sehingga bisa menghasilkan output yang baik juga. 

Ketiga: Melatih tanggung jawab dan disiplin diri. Memiliki manajemen waktu yang baik merupakan salah satu hal yang dapat menunjukan disiplin diri dan tanggung jawab kita secara personal. manajemen waktu dalam hal sederhana, misalnya dengan tidak menunda pekerjaan, dan tidak membuang waktu untuk hal yang tidak perlu mencerminkan kedisiplinan diri juga. Mampu mengelola, waktu, tugas dan pekerjaan juga mencerminkan bagaimana kita bisa bertanggung jawab terhadap semua tugas dan tanggung jawab yang kita miliki. 

Tips Manajemen Waktu Efektif untuk Pengajar

1. Atur hari berdasarkan prioritas

Manajemen waktu pengajar harus dimulai dengan menetapkan prioritas dan mengatur hari di sekitar tugas yang paling penting. Menetapkan prioritas dapat membantu menjaga pengajar tetap pada jalurnya sepanjang hari, bahkan ketika hal yang tidak terduga terjadi. Penentuan prioritas yang efektif adalah tentang mengatur beban kerja berdasarkan pada pentingnya tugas serta dampak yang dihasilkan dari tugas yang diselesaikan. Pengajar harus dapat menilai apakah tugas tersebut dapat ditunda jika hasilnya tidak berdampak seperti yang lain. 

Daftar prioritas merupakan salah satu hal yang dibutuhkan agar kita dapat mengetahui mana hal atau pekerjaan yang perlu diutamakan. Daftar prioritas ini bukan berarti mengutamakan suatu tugas tertentu dan mengabaikan hal yang lain. Akan tetapi, dengan membuat daftar prioritas, kita bisa membagi setiap pekerjaan kita  dari sekolah mana yang lebih penting, dan mana yang harus diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat. 

2. Rencanakan tugas pekerjaan rumah secara strategis dan waktu produktif

Baik pengajar maupun pelajar mungkin menemukan bahwa tugas yang membutuhkan latihan berulang lebih cocok untuk lingkungan rumah. Meskipun praktik di dalam kelas membantu saat menyelesaikan masalah, praktik berulang selama kelas berlangsung mungkin bukan penggunaan waktu terbaik. Tugas yang hanya meminta pelajar menyelesaikan sejumlah soal untuk latihan secara tidak perlu menghabiskan waktu pelajaran yang berharga. Selain itu kita harus mengetahui waktu produktif kita itu kapan. Apakah di pagi hari, siang, sore maupun malam. dengan mengetahui waktu produktif intim kita bisa mengatur jadwal dengan baik, misalnya mengatur waktu istirahat, makan, dan waktu lain. Kita juga dapat menentukan durasi pengerjaan setiap tugas atau pekerjaan, agar setiap hal bisa dikerjakan dengan efisien. 

3. Hindari penundaan yang berlebihan

Menurut Pinell, para pengajar merasa lebih efisien untuk memecah materi penilaian menjadi kelompok-kelompok kecil yang dinilai setiap hari daripada mengerjakan penilaian pekerjaan seluruh kelas pada hari yang sama. Hindari menumpuk banyak tugas penilaian, dan cobalah untuk menyelesaikan banyak tugas sesingkat mungkin. Tumpukan tugas yang dikerjakan setiap hari akan lebih mudah untuk dikelola dan memungkinkan pengajar untuk mengevaluasi tugas dengan benar dan menawarkan umpan balik kepada pelajar.

4. Merencanakan potensi hal tak terduga dan meminimalisir distraksi

Lebih baik merencanakan ke depan untuk potensi masalah sebelum menghadapinya di kelas, karena hal yang tidak terduga dan sifatnya mendesak dapat mengalihkan perhatian pengajar dari tujuan mereka di dalam kelas.  Meminimalisir distraksi Salah satu hal yang terkadang dapat membuat kita kesulitan dalam memanajemen waktu adalah adanya distraksi. Distraksi ini, ini muncul dari banyak hal, misalnya keseringan bermain handphone, keseringan menonton film, keseringan jalan-jalan, ataupun hal-hal lainnya. Oleh karena itu, kita harus bisa meminimalisir setiap hal yang kita anggap sebagai distraksi. Hal ini bertujuan agar kita tetap fokus pada prioritas kita, dan mengabaikan hal-hal yang tidak terlalu penting. 

5. Luangkan waktu pribadi

Seorang pengajar memiliki banyak tugas yang membutuhkan perhatian dan seringkali berfokus pada kebutuhan pelajar dan orang tuanya. Meskipun tergoda untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk menilai, memberi umpan balik dan mengelola kebutuhan pelajar, penting juga untuk menyisihkan waktu pribadi untuk menjaga prioritas dalam perspektif yang tepat. 

Memprioritaskan waktu untuk kebutuhan pribadi diperlukan untuk menerapkan dan melaksanakan rencana pendidikan pelajar secara efektif. Ketika pengajar kelelahan karena kurangnya perhatian dan waktu pribadi, kemungkinan kelas menjadi kurang efektif dan efisien. Menerapkan rencana hemat waktu hanya berfungsi ketika seorang pengajar energik, sehat, dan segar. 

” Berikan pekerjaan itu kepada orang yang sibuk,

sebab orang sibuk tidak akan menunda-nunda pekerjaan”.

Daftar Pustaka

https://www.brightspaceindonesia.com/blog/5-tips-manajemen-waktu-untuk-pengajar

https://www.youngontop.com/time-management-mengapa-penting/