“Kunjungan ke IIBF (Indonesia International Book Fair) 2019” Oleh Muthia Naila

Assalamu`alaikum wr. wb.

Halo, perkenalkan nama saya Muthia Naila Huwaida Nugraha atau yang biasa dipanggil Muthia. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya berkunjung ke IIBF. IIBF merupakan sebuah pameran buku yang diselenggarakan oleh IKAPI. Pameran ini terletak di Jakarta Convention Center (JCC). Pada hari Jumat (6/9/19) sekolah saya mengadakan acara wisata literasi ke IIBF untuk komunitas Sahabat Perpustakaan (SP). Acara ini dapat diikuti oleh SP yang berminat saja. Kami berangkat pukul 8 dengan menggunakan 4 buah Go-car yang dipesan oleh PJ masing-masing kelompok yang sudah ditentukan. Perjalanannya memang cukup jauh, tapi karena keasyikan mengobrol dengan teman jadi perjalanan terasa singkat.

Sampai di sana saya dan teman satu kelompok saya harus menunggu kelompok lainnya datang karena kelompok saya sampai paling awal. Kami menunggu di dekat pintu masuk. Di sana juga banyak orang yang menunggu rekan lainnya datang di dekat pintu masuk. Setelah hampir setengah jam kemudian, semua kelompok sudah berkumpul. Kami pun masuk ke pameran buku tersebut yang di pandu oleh salah satu tour guide wanita. Kami dipandu untuk berkeliling dan melihat beberapa stand yang tersedia. Terdapat banyak stand yang menjual buku-buku yang cukup populer yang berasal dari berbagai negara, seperti Mesir, Arab Saudi, Cina dan lainnya. Ada juga stand yang menjual berbagai alat tulis dan pernak pernik lainnya. Di sana ada juga zona kalap atau tempat yang menjual buku hingga diskon 90%. Ada suatu stand yang menjual suatu karya buatan orang yang berkebutuhan khusus juga, seperti tas, gantungan kunci, buku cerpen dan lainnya.

Setelah berkeliling kami diperbolehkan untuk membeli buku atau barang lainnya secara bebas tanpa dipandu. Disana saya membeli pulpen warna-warni, musik box mini, dan sebuah komik. Masing-masing saya beli dari stand yang berbeda. Pulpen warna-warni tersebut sebenarnya dibelikan oleh teman saya, tapi saya ganti dengan memberikan sedikit uang untuk dia membeli musik box yang ia inginkan. Bisa dibilang seperti bertukar hadiah. Saya juga ikut membeli musik box dengan uang saya sendiri. Waktu salat dzuhur pun datang, kami salat dzuhur di mushala yang terdapat di samping zona kalap. Kami salat setelah yang ikhwan salat jumat karena keterbatasan tempat. Setelah salat dzuhur kami makan siang di tempat makan seperti kantin yang terletak di samping bangunan tempat pameran buku tersebut. Setelah makan siang ada sedikit waktu untuk berkeliling lagi. Waktu itu saya manfaatkan untuk membeli buku komik yang dari tadi saya inginkan, akhirnya dapat juga. 

Waktu sudah menunjukan pukul 2 kurang, kami semua berkumpul lagi di suatu tempat di dalam gedung. Kami di beri buku gratis sebagai souvenir dari IIBF. Pukul 2 lebih kami pun pulang kembali ke sekolah dengan menggunakan 4 buah Go-car seperti berangkat tadi. Dalam perjalanan saya tertidur hingga sampai ke sekolah. Kami sampai sekolah pukul 4 kurang. Karena telah masuk waktu ashar, saya memutuskan salat di mushala sekolah. Setelah salat saya langsung pulang. 

Mungkin hanya itu cerita dari saya. Sekian terima kasih☺

Wassalamu`alaikum wr. wb.