Kajian Ramadan yang digelar pada Kamis, 26 Februari 2026, menghadirkan pimpinan sekaligus penceramah, Ustaz Hidayatullah Asy Syirbuny, dengan mengangkat tema “Saat Semangat Turun, Ada Iman yang Menguatkan.” Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi peserta dalam menjaga konsistensi ibadah di tengah padatnya aktivitas harian.
Dalam pemaparannya, Ustaz Hidayatullah menjelaskan bahwa menurunnya semangat dalam beribadah maupun menjalani rutinitas merupakan hal yang manusiawi. Namun, sikap yang keliru adalah ketika kondisi tersebut dibiarkan tanpa upaya perbaikan. Ia mengingatkan bahwa Allah Swt. telah memberikan jaminan dalam Al-Qur’an, sebagaimana tertuang dalam Surah Al-Insyirah ayat 5–6, bahwa setiap kesulitan selalu disertai kemudahan.
Lebih lanjut, beliau menguraikan sejumlah faktor yang kerap menyebabkan kelelahan dan turunnya semangat, di antaranya beban fisik akibat kurang istirahat dan buruknya manajemen energi, orientasi hidup yang terlalu berfokus pada urusan dunia, kekeringan ruhani karena minimnya zikir dan tilawah, serta sikap perfeksionis yang ingin mengendalikan segala hal secara sempurna.
Sebagai solusi, peserta diajak untuk memohon pertolongan Allah dengan sabar dan salat sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 153. Selain itu, penting menanamkan prinsip bahwa setiap aktivitas adalah ibadah dengan meluruskan niat agar bernilai pahala. Peserta juga diingatkan untuk memahami kapasitas diri, melakukan validasi kemampuan, serta menetapkan batasan yang realistis. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 286 bahwa Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Kajian berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan penceramah. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi acara.







